Rabu, 27 Juli 2016
Biarkan Ia
Aku terjebak dalam sayu matamu
Lupa bagaimana caranya merobek dan pergi dari sana
Hingga sajak-sajak yang tercipta memilih menghidupkanmu didalamnya
Memupuk namamu disana
Menjadikannya berpadu dalam aliran-aliran syahdu rinduku
Kamu membabat habis segala rasa untuk orang lain
Menumbuh suburkan segala hal tentang kamu.
.
Harus bagaimana aku sekarang ?
Aku sempat ingin memasung kamu disenja-senja yang makin menua
Namun, tiap kali senja hadir... dia juga membawa sepaket dengan sayu-sayu rindu dimatamu
Pada akhirnya, senja-senja baru mengukir kenang-kenang baru pula
Membentang antar cakrawala yang memerah laksana rasa merah jambu ini
.
Akhirnya, aku putuskan terus merindukanmu saja
Daripada mematikan paksa rindu dan harapku yang berlari bersamamu
Biarlah saja ini berjalan bersama senja-senja baru nan sendu
Biarlah saja sayu matamu menjadi rantai kepada rinduku
Walau sesak-sesak ini, isak-isak ini hanya aku yang bertanggung jawab
Juga, atas rinduku
Atas hatiku
Dan atas sayu matamu
Biar aku saja yang menginginkan segala hal berbau dirimu
Ia rindu, biarkan terus berjalan bersamamu
Hingga lelah sendiri dan mati dalam perjalanan bersamamu ^^
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar